ADAB
Wahai saudaraku, orang yang berakal tidak akan berbuat sesuatu sebelum mempertimbangkan dengan saksama langkah yang akan diambilnya.
Tidak ada satu pekerjaan pun yang dia lakukan dengan sia-sia atau kerana kebiasaan belaka.
Semua amalnya dilandasi dengan niat-niat baik, khususnya saat berbicara,
kerana, dalam ucapan tersimpan berbagai RAHSIA berbicara,
menakjubkan dan hikmah mengagumkan yang harus diperhatikan oleh mereka yang berakal.
Seorang manusia harusnya berpikir dahulu sebelum berbicara dia harus meletakkan lisannya di balik hatinya. Tidak boleh ada sepatah kata pun diucapkan tanpa pertimbangan akal sihatnya.
Jika seorang hamba memperoleh taufik untuk memahami persoalan ini, maka akan menjadi baik tahap awal urusannya, dan akan berhasil pada akhirnya.
Manusia seharusnya berbicara dengan halus, dan tidak banyak meskipun baik, kerana ucapan yang baik akan menjadi buruk bila terlalu sering diucapkan.
Dia hendaknya tidak berbicara tak keruan atau berteriak-teriak.
Hendaknya ia BERHENTI bicara ketika nafsunya masih menginginkan, atau sebelum telinga orang tak mau lagi mendengarkan, hendaknya dia tidak mengucapkan sesuatu yang tidak BERMANFAAT.